10.660 Pasar Dibangun, Jokowi Sebut Pasar Rakyat Jadi Perhatian Khusus

by -16 Views

 JAKARTA, SUARAFLORES.NET,–Selama 4 tahun kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo (Jokowi), telah dibangun 10.660 pasar rakyat di seluruh wilayah Indonesia. Ke depan, menurut Jokowi pasar rakyat akan mendapat perhatian khusus karena menjadi mesin ekonomi rakyat.   

“Dalam masa 4 tahun hingga 2017, pemerintah telah membangun kurang lebih 2.660 pasar di seluruh tanah air, ditambah 2018 kurang lebih 1.500-an. Plus pasar-pasar di desa yang dibangun sebanyak 6.500 pasar desa, yang meskipun kecil-kecil tapi sangat sangat bermanfaat bagi ekonomi di pedesaan,”kata Jokowi dalam Rakernas Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) 2018, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (12/12/2018).

Seperti dilansir Situs resmi pemerintah, Setkab.go.id, Jokowi mengatakan bahwa pasar rakyat memang memerlukan sebuah perhatian khusus agar eksistensi pasar betul-betul tetap bisa survive di tengah gempuran supermarket-supermarket, pasar pasar modern yang hampir ada di semua kota. “Sebetulnya dari sisi kompetisi, persaingan produk-produk yang dijual di pasar tradisional itu bisa bersaing,” ungkap Jokowi.

Baca juga: Waspada! Ada Lubang Besar di Sebelah Barat Kantor Bupati Sikka

Baca juga: Siapakah Andreas Hugo Pareira ?

Jokowi membandingkan harga produk di pasar tradisional saat dirinya melakukan blusukan ke Pasar Bogor, beberapa waktu lalu, dimana kangkung dijual Rp1.500, dan bayam juga Rp1.500. Sementara harga di hypermart untuk kangkung Rp3.400, bayam kurang lebih sama Rp3.500.

“Secara daya saing pasar kita ini menang tetapi memang jangan dibiarkan pasar ini kumuh, becek, tidak ada tempat parkir, dan tidak rapi. Ini tugas dari kementerian, tugas dari pemerintah untuk memperbaiki dan juga tugas BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), tugas swasta untuk menarik agar konsumen, pembeli tetap mau datang ke pasar,” ujar Jokowi.

Bangun Sistem Online

Oleh sebab itu, menurut Jokowi, ke depan perlu dibangun sebuah ekosistem yang online dan yang offline bisa sambung. “Pasar ini offline, bagaimana bisa disambungkan dengan yang online. Dua  sistem itu harus nyambung, pasar cepat berkembang karena disisi harga bisa bersaing. Apalagi kalau punya marketplace sendiri, bisa antar sampai ke rumah,” ungkapnya sambil menegaskan bahwa hal ini menjadi tugas pemerintah dan tugas Asparindo ke depan.

Baca juga: Peti Mati untuk Kejari Manggarai

Baca juga: Harga Tiket ke TNK anak Naik, Ini Komentar Pelaku Pariwisa Flores

Sementara di sisi pembayaran, Jokowi meminta  Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk membantu agar baik cara pembayaran yang tanpa uang cash, cashless  bisa ditempatkan di pasar-pasar. “Semua perdagangan kita harus mulai diintervensi dengan cara-cara seperti itu, ada EDC, ada pembayaran yang tanpa uang cash. Saya kira harus mulai diintervensi, diberikan pelatihan,” tutur Jokowi.

Dengan demikian, ia meyakini pasar rakyat akan naik tingkat dan bisa bersaing dengan supermarket dan hypermarket. “Saya yakin itu. Sejak awal saya menyelesaikan persoalan-persoalan dari pasar. saya yakini bisa bersaing, hanya memang manajemennya belum kita perbaiki bersama-sama,” ucap Jokowi. (*bkr/sft)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *