61.388 Warga TTS Belum Nikmati Arus Listrik  

by -12 Views
Suara Flores

KUPANG,SUARAFLORES.NET – Sebanyak delapan Kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan hingga saat ini belum berlistrik. Ribuan warga di delapan kecamatan masih menggunakan pelita dan alat penerang lainnya secara swadaya. Jaringan listrik sudah dibangun, namun masih menunggu aliran listrik.

Hal ini disampaikan Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Ir. Paul V.R Mella, saat peresmian beroperasinya Gardu Induk 1×20 MVA Nonohonis, dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV Bolok-Maulafa-Naibonat-Nonohonis, di Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten TTS, Selasa, 24 Mei 2016 lalu.

Mela menyebutkan 8 kecamatan tersebut, yaitu Kecamatan Nunbena dengan luas wilayah 198,65 Km2 berjarak 70 km dari Kota SoE, memiliki empat desa dengan jumlah penduduk pada tahun 2011 sebanyak 5.179 jiwa. Kecamatan Mollo Barat dengan luas wilayah 198,65 Km2, hanya 45 km dari kota SoE, terdoro dari lima desa dihuni 7.641 jiwa.

Selanjutnya, Kecamatan Noebeba dengan ibukotanya di Noebana dengan luas wilayah 198,65 Km2, 71 km dari SoE berpenduduk 4.755 jiwa tersebar di empat desa, dan Kecamatan Fatukopa beribukota di Nunfutu dengan luas wilayah 198,65 Km2, 77 km dari Kota SoE, dalam kecamatan ini ada 4 desa dengan penduduk sebanyak 4.755 jiwa.

Selain itu, kata dia, kecamatan Kot’Olin beribukota di Hoibeti, terdiri dari 8 desa  dengan luas wilayah 198,65 Km2, yang dihuni 11.345 jiwa, dengan jarak 55 km dari Kota SoE, Kecamatan Noebana, dengan luas wilayah 49,63 Km2 terdiri dari 4 desa, yang dihuni 4.755 jiwa. Kecamatan Santian, luas wilayahnya 198,65 Km2, berjarak 71 km dari Soe. Kecamatan ini ada 4  desa yang dihuni 6.605 jiwa. Dan terakhir, Kecamatan Kuanfatu dengan luas wilayah 198,65 Km2, denangan jarak 42 km dari SoE. Penduduknya sebanyak 19.353 jiwa tersebar di tujuh  desa. Saat ini, jaringan listrik sudah dibangun, tinggal menunggu pasokan listrik.

“Kami bisa memahami tentu ada banyak faktor yang menyebabkan belum semua daerah di TTS yang bisa terlayani listrik, tetapi dengan kehadiran Gardu Induk dan SUTT hingga Nonohonis, semoga bisa ada percepatan, sehingga warga di delapan kecamatan juga sudah bisa menikmati listrik,” ungkap Mella, yang dirilis PLN Wilayah NTT. (paul/MK/sf).