Ama Bernadus: Politik itu kerja nyata, bukan janji Manis

by -11 Views

LARANTUKA, SUARAFLORES.NET,–Politik di mata seorang Tupen Ama Bernadus, STP, Sarjana Teknologi Pertanian, asal Lamanele, Ile Boleng, Adonara adalah melakukan kerja-kerja nyata kemanusiaan di berbagai bidang untuk kesejahteraan rakyat.

“Bukan sekedar janji-janji, penuh retorika yang hanya menyenangi rakyat sesaat saja. Atau konsep-konsep kosong sekedar supaya orang tahu Anda berbicara hebat,” pendiri LSM Gema Galgani Kupang ini, saat ngobrol politik dengan Suara Flores.Net di kediamannya, Kamis, (4/4/2019) sore.

Menurutnya, seorang politisi, apalagi maju menjadi Calon Anggota DPRD, mesti punya komitmen kerja nyata untuk kesejahteraan rakyat melalui tugas dan fungsinya. Dan hal itu, harus menjadi ideologi perjuangan seorang wakil rakyat.

“Saya sendiri sebagai seorang berlatar pegiat LSM, misi ini yang saya tetap lakukan dalam kapasitas saya hari ini sebagai Caleg DPRD NTT Partai NasDem nomor urut 6, Dapil Flotim, Lembata dan Alor,”katanya.

Karena itu, sebut Bernadus, dirinya lebih fokus pada 4 (empat) urusan perjuangan rakyat, jika terpilih pada 17 April 2019, yakni Bidang Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Perkebunan, Peternakan dan Perumahan, Kehutanan serta Lingkungan Hidup.

“Urusan ini tentunya membutuhkan orang yang mau bekerja dan fokus urus rakyat. Dan, saya dengan pengalaman kerja lapangan selama puluhan tahun, dengan jaringan yang saya punya hingga ke tingkat pusat, maupun donatur-donatur luar negeri, saya siap memenuhi harapan rakyat di bidang itu,”paparnya sosok sederhana dan rendah hati yang bermental baja ini.

Pria pemberani ini mengaku telah menerobos medan-medan sulit pedalaman Pulau Timor, hingga Pedalaman Adonara dan Solor, seperti Desa Amutpelatin, Baya di Adonara Tengah, lalu Kampung Woka Belolon dan Geko di Adanara Timur untuk membantu pemasangan lampu solar sell (tenaga surya) bagi warga yang belum mendapatkan listrik.

Ia lebih jauh menjelaskan, tugas wakil rakyat itu adalah mengurus rakyat. Jikalau selama menduduki kursi dewan hanya bisa mementingkan dirinya sendiri dan kelompok kepentingannya, maka harus dikoreksi oleh rakyat. Bila perlu diberikan sanksi tegas tidak boleh dipilih lagi.

“Saya kira, rakyat harus cerdas menyeleksi Caleg. Lihat rekam jejak, kekuatan partai dan fokus perjuangannya. Hindari Caleg yang bermental korupsi,”tohoknya serius.

Bernadus, yang kini gencar turun bertemu para petani di Lembata, Adonara, Solor hingga Tanjung Bunga itu berharap agar para Caleg tidak membohongi rakyat lagi dengan janji-janji palsunya lagi.

“Mengaku bisa urus petani, tapi tidak punya ilmu pengetahuan, pengalaman dan jaringan di bidang pertanian. Demikian pula dengan bidang lainnya. Contohnya, Saya sendiri berani bicara urus petani agar kebunnya terhindari dari gangguan monyet, karena Saya ahlinya untuk jinakan monyet dan membuatnya ramah dengan manusia, serta tidak lagi mengganggu kebun para petani,”beber pegiat LSM yang sukses menjinakan monyet-monyet di Kompleks Hotel Sasando Kota Kupang, yang kini menjadi salah satu pusat wisata Kota Kupang, dengan nama Wisata Gua Monyet Kota Kupang itu.

Kini, Bernadus juga sedang merancangnya di areal perkebunan Watotena Desa Bedalewun, Ile Boleng menjadi areal penangkaran Monyet, yang diharapkan bakal menjadi daya tarik wisata baru di Adonara. Fokus perjuangan Tupen Ama Bernadus ini mendapat apresiasi banyak pihak. Salah satunya adalah dari Markus Isohone, yang juga mantan Lurah Waiwerang. Menurutnya, sosok seperti Tupen Ama Bernadus adalah politisi rakyat sejati, yang benar-benar mendedikasikan dirinya untuk rakyatnya.

“Lihatlah, betapa dia secara sukarela harus turun ke desa dan dusun di pedalaman Adonara Tengah seperti Baya dan Amutpelatin untuk mencari data serta potensi sumber daya alamnya untuk bisa diperjuangkan ke Pemerintah Pusat. Dan, itu dilakukan oleh Bernadus selama ini, sebelum menjadi Caleg. Dia benar-benar seorang profesional dan total untuk rakyatnya. Sebagai rakyat, Kami merasa tidak rugi memilihnya,”pungkas Isohone.

Ia memang sejauh ini banyak menemani Bernadus untuk turun bertemu rakyat di Kampung-Kampung. Jadi, dia optimis jika rakyat pasti menjatuhkan pilihannya bagi Tupen Ama Bernadus, Caleg Partai NasDem DPRD NTT, Nomor urut 6 Dapil Flotim, Lembata dan Alor itu.

Pantauan Suara Flores.Net, hingga berita ini ditulis, popularitas dan tingkat kepercayaan publik terhadap sosok Tupen Ama Bernadus terus menanjak naik. Banyak kalangan datang menemuinya dan memintanya untuk turun bertemu. Buktinya, pada Kamis, (4/4) pagi pukul 10.00 Wita ketika tiba dari Lembata dengan Kapal Motor Penyeberangan Lembata-Boleng, dia langsung tancap gas ke titik Perkebunan Got Hitam, untuk bertemu para petani.

Fokus pergerakannya benar-benar langsung ke jantung rakyat, yakni kaum petani dan nelayan. Sebagaimana spirit Gerakan Perubahan Partai NasDem, yang kini gencar memenangkan Pasangan Capres-Cawapres 01 Jokowi-Amin, bersama Ketua Umumnya, Surya Paloh. (Roberth/SFN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *