Aplikasi SIMONEP Menuju Sikka yang Akuntabel dan Transparan

by -23 Views
Suara Flores
Margaretha Mavoldes DM Bapa, ST, M.Eng

SUARAFLORES.NET-Pemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling mengemuka dalam pengelolaan pemerintahan dewasa ini. Tuntutan sangat kuat dari masyarakat kepada pemerintah untuk penyelenggaraan pemerintah yang baik. Hal ini sejalan dengan nampaknya tingkat transparansi dan pengetahuan masyarakat serta akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai wujud pertanggungjawaban terhadap pelaksanaan pembangunan.

Untuk menjawabi tuntutan akuntabilitas dan transparansi pembangunan, seiring dengan perkembangan teknologi informasi, maka diakhir tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Sikka meluncurkan Aplikasi Sistim Informasi Monitoring dan Evaluasi Pembangunan (SIMONEP) yang merupakan hasil kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Batang.

Demikian hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Sikka, Margaretha Mavoldes DM Bapa, ST, M.Eng dalam laporan kegiatan Sosialisasi dan Launching Aplikasi SIMONEP di Aula Hotel Permatasari, Kota Maumere, Rabu/22/11/2017.

Dijelaskan bahwa hadirnya aplikasi ini bertujuan agar adanya pelaporan pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kabupaten Sikka secara periodek. Aplikasi ini berlaku secara sistematis, terukur, up to date, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena berbasis web (web based) maka akan mempermudah dan mempercepat proses pelaporan pelaksaan kegiatan.

Ada 4 hal yang mendukung pelaksanaan aplikasi SIMONEP yaitu jaringan internet yang memadai khususnya bagi OPD kecamatan. Dukungan SDM sebagai operator yang menguasai komputer. Dukungan insentif bagi operator SIMONEP dan dukungan koordinasi lintas OPD dalam rangka integrasi sistem.

“Empat hal ini pun harus kita perjuangkan bersama agar apa yang tengah kita gerakan dapat berjalan secara baik menuju Satu Sikka Yang Mandiri dan Sejahtera” kata Margaretha Mavoldes.

Margaretha mengatakan bahwa acara sosialisasi dan lanching aplikasi ini melalui berbagai tahapan yang butuh ekstra kerja dan dorongan semangat dari dalam diri. Beberapa daerah dibangun koordinasi seperti Kabupaten Lombok Tengah NTB, Kabupaten Badung Provinsi Bali dan berakhir di Kabupaten Batang.

“Kabupaten Batang menjadi titik akhir yang kami lalui. Kami bersyukur karena kerja keras tanpa kenal lelah ini dapat mewujudkan niat tulus untuk Kabupaten Sikka” ungkapnya.

Disaksikan suaraflores.com, tahapan pelaksanaan pembuatan aplikasi ini dirangkum dalam video pendek sekaligus menandai launching aplikasi SIMONEP Kabupaten Sikka tahun anggaran 2017. Bupati Sikka, Drs, Yoseph Ansar Rera bersama Pimpinan OPD dan Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Setda Kabupaten Batang bersama staf hadir menyaksikan kegiatan ini.

Bupati Sikka dalam sambutannya mengharapkan agar pelaksanaan aplikasi SIMONEP menjadi media bagi OPD untuk bekerja akuntabel dan transparan. Kepada admin dihimbau agar dapat meningkatkan sumber daya operator di tingkat OPD Kabupaten Sikka.

“Ini sangat bagus dan memudahkan saya dan masyarakat memantau dari jauh atas fisik pekerjaan dan pengelolaan keuangan daerah. Operator perlu dibekali pengetahuan pengelolaan aplikasi ini. Saya minta diprogramkan agar bisa membina mereka. Nanti kita perjuangkan untuk melengkapi faktor-faktor pendukungnya” ungkapnya. (yanes).