Bertemu Warga Manggarai Barat, Ini yang Disampaikan AHP

by -2 Views
Suara Flores

SUARAFLORES.NET — Anggota MPR RI asal Dapil NTT 1 (Flores, Lembata, Alor/Pantar), Andreas Hugo Pareira (AHP), melaksanakan kegiatan Rapat Dengar Pendapat (rdp) di Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT, (01/02/2019). Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk tatap muka, dialog dan sosialiasi bersama siswa-siswi SMAN 2 Komodo, Labuan Bajo.

Pertemuan yang dilaksanakan di lapangan SMAN 2 Komodo, Manggarai Barat ini, dihadiri juga oleh Kepala Sekolah, Guru- Guru, Orang Tua Murid, tokoh pemuda dan juga tokoh masyarakat.

Kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat ini dilaksanakan dalam kapasitasnya sebagai anggota MPR RI dalam rangka untuk mendengar aspirasi dan pandangan masyarakat dalam berbagai isu, baik yang langsung bersinggungan dengan kehidupan mereka sehari-hari, maupun isu-isu nasional yang sedang hangat sekarang khususnya yang berkaitan dengan pilar-pilar berbangsa dan bernegara.

Andreas Pareira membuka sambutannya dengan mengadakan kuis seputar aspek-aspek Pancasila dengan hadiah sebuah tas backpack yang disambut meriah oleh para peserta. Ia melanjutkan dalam sambutannya bahwa ancaman terhadap empat pilar berbangsa dan bernegara dewasa ini semakin nyata dan berdampak langsung pada kehidupan berbangsa dan bernegara yang tujuannya adalah menebar rasa takut di tengah-tengah masyarakat dan ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi Bangsa kita.

Baca juga: Siapakah Andreas Hugo Pareira?

Baca juga: Sengketa Tanah Adat, AHP Minta Warga Paumere Hindari Isu Provokatif

Baca juga: Kunjungi Dapil, AHP Tatap Muka dengan 250 Manajer Koperasi

Andreas Pareira dalam kegiatan RDP juga menyinggung beberapa isu yang juga menjadi perhatian masyarakat. Beberapa isu-isu tersebut antara lain mengenai kebutuhan sinyal komunikasi dan akses internet, status tenaga pengajar yang masih honorer, pembangunan sekolah, sampai pada ancaman yang sedang dihadapi Bangsa kita khususnya hoax yang semakin merajalela yang dimanfaatkan untuk keuntungan elektoral dalam Pemilu semata, seperti isu kontainer surat suara yang sudah tercoblos dan isu plastik ratna sarumpaet.

Andreas Pareira berharap dengan diselenggarakannya pertemuan ini, dapat bermanfaat bagi seluruh peserta secara umum sehingga dapat sama-sama menjaga keutuhan NKRI, terutama dari ancaman-ancaman yang merongrong keutuhan berbangsa dan bernegara. (sfn02).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *