Bunda Julie Laiskodat Bangkitkan Semangat Perubahan Perempuan Adonara

by -16 Views

LARANTUKA, SUARAFLORES.NET,–Calon Anggota DPR-RI Partai NasDem Nomor urut 3, Dapil Flores, Lembata dan Alor, Bunda Julie Sutrisno Laiskodat menyeruhkan kepada perempuan Flores Timur untuk segera bangkit melakukan perubahan menuju hidup yang lebih sejahtera melalui tenun ikat.

Julie terus membangkitkan budaya tenun ikat dari sekedar menenun untuk kehidupan sehari-hari menjadi pengusaha tenun ikat yang profesional, maju dan mendunia. Pasalnya, menurut Julie Sutrisno, tenun ikat milik NTT, termasuk Lamaholot, Flores Timur-Adonara punya daya tarik yang unik dan punya nilai jual tinggi karena merupakan salah satu warisan budaya sejak nenek moyang yang masih terus lestari dan sangat disukai dunia.

Hal ini disampaikan Bunda Julie Sutrisno saat mengunjungi dan bertemu Center Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) Lodan Doe Kelubagolit, Adonara, Flores Timur, Kamis, (21/2/2019) dalam rangkaian kampanye dialogisnya bersama Partai NasDem di Pulau Adonara.

Disaksikan Suara Flores.Net, dengan mengusung misi Partai NasDem dgerakan perubahan atau semangat restorasinya, Istri Gubernur NTT Viktor Laiskodat yang juga salah satu pendiri Partai Nasdem ini juga lebih jauh memberikan apresiasinya terhadap berbagai keberhasilan yang sudah dicapai kaum Perempuan Pekka Lodan Doe dan masyarakat Adonara Flores Timur di bidang tenun ikat, dengan terus melestarikan salah satu warisan budaya nenek moyang hingga saat ini.

“Pada kesempatan ini, saya mau ajak kaum perempuan Adonara agar terus membangkitkan budaya menenun ini. Jangan lagi hanya bermental penenun saja, tapi sudah saatnya harus menjadi penenun yang bermental pengusaha dan ditekuni secara serius dari waktu ke waktu. Tenun tidak boleh lagi hanya sekedar menjadi pekerjaan sambilan. Sebab, ternyata nilai jual tenun kita tidak kalah dengan yang lain. Bahkan, memiliki nilai yang unik dan punya motif budaya yang sangat tinggi dan sangat disukai hingga ke tingkat dunia. Untuk itu, segera bangkit dan berubah agar produk kita jangan sampai ketinggalan dan bahkan bisa dicuri orang lain,”pungkasnya penuh semangat.

Ia bahkan menyebut, jika dibandingkan dengan produk tenun daerah lain, produk tenun NTT,termasuk Adonara Flores Timur lebih kaya nilai dan motif. Dimana, NTT punya 3 motif yakni motif yang tenun tidak timbul, timbul satu sisi dan timbul dua sisi. Hanya saja, masih ada yang kalah kualitas benang dan manajemen marketingnya karena belum dikelolah secara profesional.

Ia memotivasi dan memberi inspirasi yang luar biasa dengan menceritrakan betapa kerasnya awal perjuangannya menembus event pameran dunia di Amerika Serikat membawa tenun ikat. Disaksikan Suara Flores.Net, sengatan Srikandi Partai NasDem ini terdengar begitu tajam dan cerdas menghujam telak di pelataran Pekka Lodan Doe serta menarik respons simpati dan empati yang luar biasa dari Ibu-ibu Pekka Lodan Doe.

Kampanye dialogis pun berubah menjadi begitu semangat dan penuh semarak menerima kehadiran Ibu Julie Sutrisno bersama Caleg Partai NasDem DPRD NTT Dapil NTT VI, Nomor Urut 1, Alex Take Ofong, S.Fil, Ketua Partai NasDem Flotim, Albert Ola Sinour beserta 5 Caleg Partai Nasdem DPRD Flotim, Dapil Flotim IV, Kelubagolit, Witihama dan Adonara, yakni nomor urut 1 Ahmad Muktar, nomor 2 Rete Martinus, nomor 3 Fransiska Benga Sabon, nomor 4 Maria Bernadette Boro dan nomor 5 Yoseph Doni Paron Bahy. Kesan ini terpantau sejak penjemputan dipintu masuk Pekka Lodan Doe hingga saat pemaparan pokok-pokok pikiran Ibu Julie Sutrisno dan para Caleg lain maupun saat sesi tanya jawab. (Roberth/SFN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *