Colour Run Hipnotis Warga Sumba Tengah Untuk Tidak Golput

by -1 Views

ANAKALANG, SUARAFLORES.NET,–KOMIS Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Tengah terus menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak golput saat pemiihan umum (Pemilu) yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang. Kali ini, pihak KPU Kabupaten Sumba Tengah melakukannya dalam bentuk colour run atau aksi jalan santai sambil mewarnai jalan dan pakaian sehingga terlihat indah dan menarik. Kegiatan ini berlangsung, Sabut (6/4/2019).

Aksi colour run ini dibuka oleh Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir. Daniel Landa dan diikuti sejumlah pejabat pemerintah daerah anggota DPRD dan para komisioner dan pegawai KPU serta warga masyarakat Kabupaten Sumba Tengah. Kegiatan colur run ini dilakukan dengan cara jalan santai dari Desa Wairasa pkl 14.00 wita dan peserta berjalan melintasi jalan protocol hingga menuju lapangan Ratiwoya. Kegiatan ini benar-benar menyita perhatian masyarakat yang datang menyaksikan sebagai salah satu bentuk hiburan di akhir pekan. 

Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir. Daniel Landa, saat membuka kegiatan tersebut, mengatakan, tanggung jawab warga negara adalah menyukseskan pemilihan umum. Semua masyarakat yang sudah memiliki hak suara wajib menggunakan hak suara dengan mendatangi tempat pemungutan suara dan memberikan suara baik kepada calon presiden maupun calon anggota legislative tingkat kabupaten, tingkat provinsi, tingkat pusat serta calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dengan memberikan hak suara maka kita juga berperan serta membangun negara ini. 

Sementara itu, Ketua KPU Sumba Tengah, Lucia N. M. Piranyawa, mengatakan, warga negara yang baik harus menggunakan hak suara agar turut bertanggung jawab dalam penyelenggaraan negara melalui memilih pemimpin dan calon anggota legislative. Ketua KPU ini mengajak semua masyarakat untuk mendatangi setiap tempat pemungutan suara pada tanggal 17 April 2019 mendatang. 

Pantauan media ini, sepanjang perjalanan, pihak KPU juga menyerukan melalui pengeras suara untuk mengajak masyarakat agar berpartisipasi aktif saat pemilu. KPU mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya alias tidak golput. 

Salah seorang warga Sumba Tengah, Soviana Deak, mengemukakan, kegiatan colour run yang dilakukan KPU ini sungguh kreatif dan produktif. Cara ini sungguh efektif agar masyarakat terlibat aktif dalam pemilu. Hal ini karena salah satu bagian terpenting dari sebuah proses pemilu adalah peran dan partisipasi masyarakat. Pertimbangan rasional dengan menjadi pemilih cerdas perlu terus-menerus disosialisasikan, sehingga nantinya diharapkan dapat terpilih pemimpin dan wakil-wakil rakyat yang mempunyai integritas dan kualitas yang tinggi. 

Hal sama juga dikemukakan warga lainnya yakni Agustina Djulete yang mengatakan proses demokratisasi dapat tetap berlangsung melalui pemilu yang lebih berkualitas dan pada saat yang bersamaan proses demokratisasi berjalan dengan baik, terkelola, dan terlembaga. Salah satu bagian terpenting dari sebuah proses pemilu adalah peran dan partisipasi masyarakat. Pertimbangan rasional dengan menjadi pemilih cerdas perlu terus-menerus disosialisasikan, sehingga nantinya diharapkan dapat terpilih pemimpin dan wakil rakyat yang bisa mensejahterakan masyarakat. 

Sementara itu, Maryasti, Djulete dan Lidya, mengemukakan, suksesnya pemilu bukan hanya bersandar pada integritas penyelenggara dan peserta saja. Namun demikian, juga harus didukung seluruh pemangku kepentingan pemilu demi terciptanya sinergitas yang kuat dan saling berkesinambungan. Hal ini secara tegas diamanatkan pada pasal 434 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, di mana pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitas untuk kelancaran penyelenggaraan pemilu. Ketiga warga yang ditemui sedang menyaksikan acara colour run ini juga berharap agar masyarakat bisa hadir di TPS dan memilih calon pemimpin bangsa ini. (SFN/03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *