Dagamage Menantang Maut Pasien Sulit Dirujuk

by -12 Views
Suara Flores

MAUMERE, SUARAFLORES.NET—Petugas medis Puskesmas Magepanda, Kabupaten Sikka, Flores sangat kesulitan saat merujuk pasien ke R.S TC Hillers dan menjemput pasien ketika hendak melahirkan di Puskesmas. Crossway Dagamage yang menghubungkan wilayah itu putus total, petugas medis bertaruh nyawa, menantang maut di jembatan bambu yang dibangun warga secara swadaya.

Para petugas medis mengaku sangat kesulitan pasca crossway itu putus disapuh banjir belum lama ini. Jika ada pasien yang harus dirujuk, mereka menggotong menggunakan tandu dan dibantu warga. Mereka kesulitan jika ada pasien yang berbadan besar, karena jembatan darurat tersebut ukurannya sangat kecil.

“Ada pasien yang dirujuk ke rumh sakit, ada pasien yang harus kita jemput ketika hendak partus di puskesmas. Pasien-pasien ini harus digotong 4 sampai 5 orang. Sedangkan

Suara Flores
Warga membantu petugas medis menggotong pasien menyeberangi jembatan bambu Dagamage

ukuran jembatan bambu itu sangat kecil, sulit dilalui 4 sampai 5 orang. Sampai saat ini kami masih sangat kesulitan,” kata Arnold Woda selaku Kepala Puskesmas Magepanda saat dihubungi Suaraflores.net, Selasa (20/02/2018) pagi.

Baca juga: Jalan Maumere-Magepanda Putus Total, Transportasi Flores Lumpuh

Kepada Suaraflores.net, Arnol menyampaikan rasa terima kasih atas antusias warga yang dengan swadaya membangun jembatan darurat itu.

“Kami berterima kasih atas campur tangan masyarakat sekitar. Mereka membantu kami menggotong pasien, terutama ibu-ibu hamil dan pasien-pasien yang berbadan besar. Baru-baru kami rujuk 1 pasien orang tua. Pasien itu meninggal dunia saat berada di rumah sakit,” tandas  Arnol.

Baca juga: 271 Warga Tewas, Asep: NTT Butuh “Pemimpin Gila” Atasi Penyakit Anjing Gila

Terkait fakta tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Maria B.S Nenu, MPH mengaku fakta tersebut masih bisa diatasi. Pelayanan kesehatan kepada pasien masih tergolong aman. Pasien yang dirujuk atau pun dijemput ke Puskesmas masih bisa ditangani petugas.

“Masih aman. Pasien yang dirujuk atau dijemput ke Puskesmas dapat ditransfer. Petugas masih bisa mengatasi situasi di sana. Kita berharap agar pemerintah segera membangun jembata baru agar pelayanan kesehatan dan sektor lainnya dapat berjalan normal,” harap Maria, Senin (19/02).

Untuk diketahui, crossway Dagamage menghubungkan wilayah Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende. Putusnya jalan ini menutup laju transportasi 2 wilayah itu. Pantauan Suaraflores.net, Crossway itu nampak sudah tua dan sudah terlihat rusak. Badan jalan crossway itu terlihat berlubang. (sfn02).