Gubernur Bali: Masyarakat Miskin NTT Bisa Masuk Sekolah di Bali

by -22 Views
Suara Flores

DENPASAR, SUARAFLORES.NET-Gubernur Bali Made Mangku Pastika berjanji akan memberikan kesempatan kepada siswa miskin asal NTT, untuk masuk SMA/SMK Bali Mandara.

Hal tersebut disampaikan Mangku Pastika melalui sambutan pada acara Natal dan Tahun Baru Bersama PENA NTT, di Gedung Nari Graha Renon, Denpasar, Sabtu (20/1) malam.

Menurut dia, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab, sempat berdiskusi dengan dirinya terkait siswa dari keluarga miskin di NTT untuk masuk SMA/SMK Bali Mandara. Tawaran ini disambut positif demi masa depan pendidikan Indonesia.

“Siswa dari keluarga miskin NTT bisa masuk sekolah diBali Mandara. Sekolah Bali Mandara saya buat khusus untuk siswa yang berasal dari keluarga miskin,” ujar Pastika.

Baca juga: Juara Umum Fashion Show, Pelajar 6 Tahun Wakili Indonesia di Filipina

Baca juga:  Putri Terbaik Manggarai Flores di Istana Presiden

Baca juga: Pelajar Flores Wakili Indonesia Kampanye Penghapusan Kekerasan di Srilangka

Ia tak menampik bahwa secara umum kondisi pendidikan di NTT masih sangat tertinggal. Apalagi dirinya pernah mengelilingi daerah itu, saat menjadi Kapolda NTT.

“Ada banyak sekolah yang lantainya dari tanah. Dindingnya dari anyaman bambu. Belum lagi saat sekolah anak-anak cukup disiapkan bola, lalu biarkan mereka bermain bola. Ini sangat tidak adil bagi NTT. Pemerintah pusat harus serius melihat NTT,” tandas mantan Kapolda Bali ini.

Tak hanya NTT, menurut dia, Bali pun harus tetap diperhatikan pemerintah pusat terkait peningkatan kualitas pendidikan. Bahwa pendidikan menjadi sangat penting bagi setiap generasi penerus bangsa.

Baca juga: Generasi Solor Barat Bertekad Meraih Dunia Melalui Taman Baca Tawa Gera

Baca juga: Tegal Kartu Keluarga, Anak Buruh Bangunan Tak Kuliah dan Batal Terima Beasiswa

“Kalau kurang perhatian ya kita kritisi. Harus ada perhatian serius kepada pihak yang lemah,” pungkasnya.

Selain Gubernur Bali, hadir dalam acara Natal dan Tahun Baru Bersama PENA NTT ini Uskup Denpasar Mgr Dr Silvester San, Pr, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Nengah Tamba, staf khusus Mendikbud, Kepala Biro Humas Pemprov Bali, Kepala BKD Provinsi Bali, beberapa politisi, para jurnalis dan perwakilan organisasi pemuda dan kemasyarakatan di Bali. (sfn).