Hemat dan Jujur, Strategi Bupati Sikka Percepat Pembangunan

by -3 Views
Suara Flores

MAUMERE, SUARAFLORES.NET – Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo terus menggelorakan hidup hemat dan jujur dalam bekerja. Baginya, hemat dan jujur menjadi salah satu strategi untuk percepat pembangunan desa dan daerah.

Ia mengajak semua pihak menerapkan hidup hemat dan jujur dalam bekerja. Hemat dan jujur menjadi senjata percepat pembangunan desa dan daerah, menuju terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat Kabupaten Sikka secara adil dan merata.

Demikian hal itu disampaikan oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo melalui sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Inovasi Desa Tahun 2018 dan Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2019 di Gedung Sikka Convention Centre, Jalan Ahmad Yani, Kota Maumere, Kamis (29/11/2018) pagi. Kegiatan ini melibatkan para camat, kepala desa dan pendamping desa se Kabupaten Sikka di Pulau Flores.

Bupati Sikka mengatakan, dalam mempercepat pembangunan berdasarkan visi misi, maka para kepala desa harus mulai hemat dan jujur ketika menggunakan anggaran. Budaya hemat dan jujur menjadi modal bagi pemerintah dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat, mulai dari desa sampai kota.

“Gunakanlah anggaran yang masuk akal. Alokasi anggaran untuk pembangunan harus sesuai kondisi fisik. Alokasi anggaran harus searah dengan kualitas fisik. Ini harus kita jaga. Kita dipilih untuk bekerja bagi banyak orang, maka harus menunjukan kualitas pembangunan menuju kualitas hidup masyarakat yang bahagia dan sejahtera,” ujarnya.

Baca juga: Laiskodat: Kalau ke depan NTT masih miskin, kita semua ini tolol

Dalam kesempatan itu, Bupati Sikka menyebut beberapa dinas di Kabupaten Sikka yang mengalokasikan anggaran perjalanan dinas sangat besar. Baginya, anggaran perjalanan dinas dilakukan untuk kebutuhan urgent.

“Saya ambil contoh, anggaran perjalanan dinas di Dinas Kesehatan mencapai 15 miliar. Ini sudah berlebihan. Ke depan, kita potong ini untuk alokasi kegiatan atau kebutuhan masyarakat di desa-desa. Banyak sekali perjalanan dinas yang tidak berdampak pada masyarakat. Ini harus dievaluasi. Bahwa melalui penghematan anggaran, kita mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sikka,” ujar Bupati Sikka yang akrab disapa Robi Idong ini.

Baca juga: Dinas PU Flotim Diminta Perbaiki Proyek Talud di Pustu Lama Lewotobi

Untuk itu, lanjut Robi Idong,  para camat dan kepala desa harus mulai terapkan hidup hemat dan jujur dalam bekerja. Hemat anggaran dan jujur merupakan kunci sukses, dan sebagai upaya menerapkan hukum cinta kasih. Melalui budaya ini, semua kebutuhan masyarakat desa, perlahan pasti terpenuhi secara adil dan merata.

Ia menambahkan, kepala desa dan camat memiliki peran sangat penting dalam pembangunan. Mereka harus diperhatikan dengan cara mengajarkan pola atau jurus baru dalam bekerja, yakni hemat dan jujur.

Desa memiliki potensi-potensi yang berbeda, yang dapat mendorong generasi penerus desa untuk berkreasi. Melalui dana desa yang digelontorkan setiap tahun, maka para kepala desa dituntut memiliki keahlian dalam hal mengelola anggaran.

“Tapi ingat. Anggaran yang besar harus dimanfaatkan untuk masyarakat. Tidak hanya pembangunan fisik. Pemberdayaan dapat dilakukan dengan melihat potensi yang ada di desa. Desa dapat membuat inovasi-inovasi dengan melibatkan kaum muda-mudi di desa. Ajarkan mereka hidup hemat dan jujur.  Hemat anggaran dan jujur dalam bekerja merupakan jembatan untuk masuk surga,” tandasnya.

Sejumlah kepala desa kepada SuaraFlores.Net, merespon positif ajakan Bupati Sikka tersebut. Bagi mereka, pola hidup hemat dan jujur, baik di tingkat rumah tangga maupun di lingkungan kerja menjadi modal hidup dan dasar dalam mempercepat pembangunan. Mereka berharap adanya kerjasama dan koordinasi yang baik dari pemerintah kabupaten dan pemerintah kecamatan dalam melakukan terobosan-terobosan di desa. (sfn02).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *