Infrastruktur, Lebu Raya: Perlu koordinasi, jangan rasa hebat sendiri !

by -25 Views

KUPANG, SUARAFLORES.NET,–Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Lebu Raya meminta seluruh jajaran dinas pekerjaan umum terus melakukan koordinasi dalam membangun infrastruktur di NTT.

“Koordinasi sangat penting bagi kelancaran pembangunan infrastruktur. Tanpa koordinasi yang baik, maka pembangunan infrastruktur pasti mengalami hambatan. Jangan merasa hebat sendiri,” tegas Lebu Raya, ketika membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronsasi Program 2019 Dinas PU NTT 2019, di Swiss Belin Kupang, Senin(12/2/2018) lalu.

Dikatakan Lebu Raya, saat ini pembangunan infrastruktur di NTT kian membaik. Meski demikian, masih begitu banyak kebutuhan rakyat yang belum tuntas. Salah satu masalah yang sering menjadi kendala adalah lemahnya koordinasi antar kabupaten terkait pembangunan infrastruktur di daerah.

“Jika ada pembangunan jalan antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya, diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah di wilayah itu. Urusan yang bisa dikerjakan bersama bisa dikoordinasikan. Semuanya bisa dikolaborasikan,” kata Lebu Raya.

Diakui Lebu Raya, pembangunan berdasarkan pada urusan atau kewenangan masing-masing, baik propinsi atau kabupaten. Membangun jalan propinsi  susah sekaligus bangun jalan kabupaten apalagi nasional. Demikian sebaliknya, kabupaten juga susah membangun jalan propinsi. Meskipun penggunanya sama yaitu masyarakat NTT.

Dijelaskannya, adanya urusan yang berbeda-beda dalam setiap tahapan, maka berbeda-beda dalam tahapan. Meskipun berbeda dalam urusan membangun jalan, tetapi ada hal yang bisa dikoordinasikan dengan baik supaya menjadi satu kesatuan yang baik dan berfungsi bagi masyarakat.

“Jika ada kabupaten A bangun jalan menuju kabupaten B perlu saling koordinasi agar tidak bermasalah. Kalau tidak ada koordinasi, maka jika bangun jalan dari titik A ke titik B tidak tuntas dan kemudian muncul lagi di titik C. Kita memang perlu ada koordinasi yang baik. Kita jangan merasa hebat sendiri,” tegas Lebu Raya yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Ir. Andreas W. Koreh, MT. (bkr/sft)