Jokowi Ajak “Si Kawan Terlama” Dukung Ekonomi dan Infrastruktur  Indonesia

by -17 Views
????????????????????????????????????

SUARAFLORES.NET—Presiden RI, Ir,Joko Widodo  terus menggalang  kerja sama dengan negara-negara Uni Eropa dalam memajukan Indonesia. Saat kunjungan di Belanda, Jokowi mengajak “Si Kawan Terlama” mendukung pembangunan ekonomi dan infrastruktur Indondonesia.

Dalam rangkain kunjungan ke Belanda, seperti dilansir Situs resmi pemerintah, Setkab.go.id, Sabtu, (23 April 2016), Jokowi mengungkapkan bahwa di tengah goncangan yang melanda dunia, dimana hampir seluruh pasar kapital dunia mengalami kejatuhan serta pasar minyak mentah terganggu, Indonesia menunjukkan ketahanannya melalui pertumbuhan ekonomi yang mengejutkan.

Diungkapkan Jokowi, saat ini, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh mencapai 5,03% di kwartal ke-4 tahun 2015. Pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dicapai karena Indonesia memiliki dua mesin pertumbuhan, pembangunan infrastruktur dan investasi.

“Anda boleh cek ke jurnalis di Indonesia, cek ke duta besar di Jakarta. Saya percaya banyak yang terkejut dengan pembangunan infrastruktur saat ini di Indonesia,” ucap Jokowi

Terkait dengan dengan investasi, Jokowi mengungkapkan, pemerintah terus melakukan perbaikan agar proses perizinan dapat dipersingkat dan kemudahan berusaha dapat ditingkatkan.

Untuk itu, Jokowi mengundang para pengusaha Belanda berinvestasi di Indonesia. Dia mengungkapkan bahwa Belanda merupakan kawan terlama dan pendukung terkuat Indonesia di Uni Eropa.

Lebih jauh, Jokowi mengungkapkan, berdasarkan rilis Asian Development Bank (ADB), Indonesia memiliki daya tarik investasi dan minat untuk investasi di Indonesia saat ini berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah.

Dalam kondisi dimana Cina tengah mengalami masa transisi, ungkap Jokowi, banyak perusahaan merelokasi pabriknya dari Cina ke negara-negara di Asia Tenggara.  “Dan tentu saja Indonesia juga akan mendapatkan porsi yang cukup, terutama karena Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara,” kata Jokowi. (bkr/setgab/sf)