Paulus Moa: Sudah Saatnya Sikka Dipimpin Figur Baru

by -4 Views
Suara Flores

MAUMERE, SUARAFLORES.NET—Mantan Bupati Sikka, Drs. Paulus Moa rupanya sangat serius mendukung orang baru memimpin Kabupaten Sikka 5 tahun ke depan. Ia pun gencar turun gunung mendampingi Calon Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dan Calon Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga (Paket  Roma) melakukan kampanye di desa-desa.

Dalam agenda kampanye di sejumlah titik di Kabupaten Sikka, Paulus Moa yang juga Mantan Anggota DPRD Propinsi ini membeberkan sejumlah alasan mendukung Paket Roma. Disebutkan bahwa kemajuan pembangunan Kabupaten Sikka tidak hanya bisa diukur melalui oleh orang-orang tertentu saja. Banyak kaum muda dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman serta ekonomi yang cukup sudah sangat mampu untuk memimpin Kabupaten Sikka melalui kursi politik. Karenanya, orang muda harus diberi tempat dan membuktikan kepada seluruh rakyat bahwa orang muda bisa berbuat lebih baik.

Menghadapi pesta demokrasi di Kabupaten Sikka, pria murah senyum yang akrab  disapah Robi Idong ini diserang berbagai isu terkait kemampuan menjadi pemimpin. Terekam isu bahwa isu tersebut datang dari sekelompok orang yang merasa tertanggu dengan kehadirannya dalam perhelatan politik di Nian Tanah Sikka tahun 2018 ini.

Panasnya politik karena isu. Politik memang nikmat namun kadang menyakitkan. Yang benar gencar dicari celahnya, apalagi yang salah dan itu bukan tipe kepemimpinan Paket Roma. Calon Pemerintahan Roma adalah jalan menuju perubahan Sikka yang lebih maju, bermartabat, berbudaya, sehat dan cerdas.

Paulus Moa menjelaskan bahwa Robi Idong sudah berpengalaman di dunia birokrasi, ekonomi, politik melalui perjuangan politik dan karya-karya lainnya serta berbagai jabatan yang dipercayakan oleh atasannya.

Benarkah ia belum mampu? Atauhkah karena persaingan politik sehingga isu ini sengaja dihembuskan untuk mematahkan langkah politik figur muda yang terampil, kreatif, inovatif dan bijaksana ini?

Jelasnya, lanjut dia, anak Mantan Bupati Sikka, Alexander Idong (alm) ini, sejak 2015 lalu turun gunung menyakinan kepada seluruh masyarakat bahwa ia siap mencalonkan diri, membangun Sikka yang lebih maju dan sehat dengan strategi jitu yakni pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

“Sebagai Mantan Bupati Sikka, saya cukup tahu sepak terjang tokoh muda ini. Waktu itu,  dia ada di Kabupaten Ende, saya panggil dia suru pulang ke Maumere. Saya tempatkan dia di Bappeda. Ternyata dia orang cerdas, terampil, semangat dalam bekerja serta memiliki konsep-konsep kerja yang rapih. Kalau kemudian ada isu macam-macam dan meragukan kemampuannya, saya kira hanya orang-orang tertentu yang takut kalah,” ungkap Mantan Politisi Partai Golkar itu dalam kampanye di Kecamatan Nita, (04/03/2018).

Baca juga: Paket ROMA Jalan Baru Menuju Sikka Maju dan Sehat

Baca juga: DPP Hanura: Paket ROMA Solusi bagi Rakyat untuk Sikka Maju dan Sehat

Dia menekankan bahwa Robi sangat berpengalaman dalam berbagai bidang. Karena itu, banyak sekali orang tua yang berguru kepadanya. Dari pengalaman-pengalamannya, ia lahir sebagai orang yang rendah hati, sabar dan lemah lembut serta  komunikatif.

“Banyak sekali orang yang datang memberikan dukungan kepada mereka. Kami juga berusaha keras untuk meminta dukungan dari tokoh-tokoh, para politisi se Kabupaten Sikka untuk memenangkan Paket Roma. Sudah saatnya daerah ini dipimpin oleh orang baru supaya membangun Sikka dalam damai. Dalam damai kita maju bersama orang muda dan menjadi pemimpin jalan tengah saat ini,” ujar Paulus Moa.

Kehadiran Robi Idong di Pilkada Sikka didampingi seorang tokoh koperasi se Asia dengan kualitas yang tidak diragukan lagi. Romanus Woga hadir mendukung kaum muda, mengkaderkan orang muda untuk kepentingan masyarakat Sikka.

“Saat ini, sekitar 75 persen Paket Roma mendapat dukungan dari masyarakat, jauh melambung tinggi dari yang lainnya. Mari kita meminta doa dan kekuatan dari Yang Maha Kuasa agar Roma menjadi pemimpin terbaik untuk Sikka yang baru dan damai,” tandasnya. (sfn02).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *