Pembentukan Provinsi Flores Solusi Atasi Ketertinggalan

by -17 Views
Suara Flores

LABUAN BAJO, SUARAFLORES.NET—Rencana pembentukan Provinsi Flores kembali digerakan. Provinsi baru dinilai menjadi solusi penyelesaian masalah dan ketertinggalan masyarakat Flores.

Demikian hal itu dikatakan Bakal Calon Wakil Gubernur NTT, Chrstian Rotok dalam sosialisasi yang digelar di Desa Coal Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (21/01/2018).

Dalam sambutan, Rotok mengatakan bahwa kesediaan dirinya maju Pilgub NTT dengan niat yang tulus mau membangun NTT. Salah satu perjuangannya, kata dia, jalan Golowelu – Terang termasuk jalan Provinsi Flores. Selain ruas jalan provinsi, dirinya akan memperjuangkan pembentukan Provinsi Flores. Provinsi Flores akan mudah membantu rakyat dari ketertinggalan.

Dirinya berjanji akan membantu rakyat NTT dengan dana APBD I untuk mempekerjakan 1 orang per desa dalam rangka membantu kelancaran pembangunan desa-desa di NTT.

Baca juga: Dukung Viktory-Joss, Tiga Kader PDIP NTT Belum Dipecat

“Provinsi Flores itu kemauan rakyat Flores dan karenanya seorang pemimpin harus memperjuangkannya. Saya berpikir itu akan jadi dan pasti kami yang lakukan”, katanya.

Dikatakannya pula, setiap pemimpin mempunyai cita-cita, visi untuk membangun daerahnya tetapi jangan salah memilih. Dia berpesan, ketika rakyat mempercayakan suara mereka kepadanya maka akan diwujudkannya.

“Rakyat harus cerdas memilih. Jangan memilih pemimpin yang merakyat pada waktu tertentu saja” tandasnya.

Baca juga: Esthon-Chris “Senyap Melaju Lembut”

Sementara itu, Marsel Jeramun menegaskan bahwa untuk memilih Gubernur NTT harus dipastikan terdata sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau paling tidak memiliki E-KTP dan Kartu Keluarga. Jika tidak akan sia-sianya.

Jeramun berharap semua warga Manggarai Barat harus memiliki beberapa identitas untuk bisa memilih Gubernur NTT terutama balon Gubernur pilihan Esthon-Christ.

Baca juga: Kristo Blasin Dukung Viktory-Joss

Untuk diketahui, acara sosialisasi ini berlangsung di Gendong Coal. Sebelum memasuki rumah Gendang Coal,  Rotok diterima secara adat oleh Tu’a Gendang Coal, Frans Jeragan didampingi oleh tokoh penting Desa Coal, Hubert Garut.

Baca juga: Sea World Club Beach Resort di Mata Wisawatawan Mancanegara

Bupati Manggarai 2 periode itu didampingi Hendrika Rotok dan 2 pimpinan DPRD Manggarai Barat, Marsel Jeramun dan Abdul Ganir.

Usai di-kepok, Rotok langsung memasuki rumah adat Gendang Coal dengan diawali dengan acara lu’u mata do (turut berduka cita atas semua keluarga Coal yang telah dipanggil Yang Kuasa). (sfn08).