Pemkab Flotim Serahkan 110 Mesin Sensor untuk Petani Mente

by -16 Views
Suara Flores

LARANTUKA, SUARAFLORES.NET—Dalam rangka menyukseskan Gerakan Selamatkan Tanaman Rakyat, pemerintahan daerah Flores Timur membantu para petani berupa mesin sensor. Sebanyak 110 mesin sensor untuk para petani mente ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Peremajaan, Pemangkasan dan Penjarangan Jambu Mente di Flores Timur sebagai implementasi visi-misi bupati dan wakil bupati Flores Timur.

Saat ini, 110 buah mesin sensor sudah didatangkan Dinas Pertanian Flotim untuk kebutuhan 1.000 hektar lahan mente yang tersebar di sejumlah kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Tanjung Bunga 360 hektar, Ile Mandiri 190 hektar, Lewolema 210 hektar, Titehena 120 hektar dan Demopagong 120 hektar.

“Bantuan ini dilberikan melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Satu Gapoktan berhak mendapat 3 mesin sensor yakni 1 mesin sensor besar dan 2 mesin sensor kecil,” demikian penjelasan Kepala Seksi Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Flotim, Aloysius Tiba Payong, SP saat dikonfirmasi Suaraflores.net di ruang kerjanya, Rabu (21/02/2018) siang.

Baca juga: Melchias Mekeng: Program “UMi” harus Pro Kaum Kecil

Menurut Tiba, sejumlah Kelompok Tani dari Kecamatan Tanjung Bunga seperti Taan Tou Desa Gekeng Deran, Lamanabi Desa Lamanabi, Besi Pare Desa Patisirawalang sudah mendapat bantuan tersebut dan sudah mulai aktivitas di lapangan. Sementara kelompok yang lainnya sedang melakukan sosialisasi seperti  Kecamatan Ile Mandiri yang dilaksanakan pada Kamis (22/02).

Bantuan ini, lanjut dia, diserahkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Bagi Gapoktan kecamatan lain yang belum dapat agar bersabar sampai tahun depan.

Baca juga: Belajar di Malaysia, Usaha HS Aluminium Milik Pemuda Flores Kian Meroket

“Perlu disampaikan bahwa 110 buah mesin sensor ini tentu masih kurang jika dibanding dengan  luasnya lahan milik petani. Pemerintah juga akan sewa sensor milik masyarakat untuk mempercepat pekerjaan. Pasalnya, batas waktu pemangkasan hanya sampai bulan April dan bulan Mei tanaman sudah masuk fase generatif dimana mente sudah mulai berbunga,” jelasnya.

Kepala Desa Gekeng Deran, Mikael Kere Lio memberi apresiasi positifnya kepada Pemkab Flotim. Pihaknya berjanji memanfaatkan mesin sensor ini untuk kebutuhan pertanian dan perawatan mente.

“Terima kasih untuk kebaikan ini. Mesin ini sangat membantu kami,” tandasnya. (war).