PLAN Diresmikan Jadi Yayasan Plan Internasional Indonesia

by -18 Views
Suara Flores

MBAY, SUARAFLORES.NET–Plan International Indonesia adalah organisasi non-pemerintah internasional (INGO), yang bekerja untuk pelayanan kemanusiaan dan sosial di Indonesia, di bawah organisasi internasional bernama Plan International, Inc. (PII). Kehadirannya diakui oleh Pemerintah Indonesia dan didaftarkan di instansi terkait (Kementerian Dalam Negeri).

“Saat ini, kami sedang dalam proses akhir menjadi yayasan terdaftar yang terdaftar secara lokal-bernama Yayasan Plan International Indonesia. Akta Pendirian ditandatangani pada tanggal 15 Juni 2017 dan syarat terakhir dari pendirian Yayasan ditandai dengan diumumkannya Yayasan Plan International Indonesia dalam Berita Negara di bulan Februari 2018”, jelas Eka Hadiyanto, Field Sponsorship Manager Plan International Indonesia Program Implementation Area Flores dalam sambutannya saat acara peresmian Plan International Indonesia menjadi Yayasan Plan International Indonesia, (21/03/2018), di Hotel Pepita Mbay, Kabupaten Nagekeo, Flores.

Acara peresmian ini juga serentak dilaksanakan di Jakarta, Kupang, Lembata dan Soe yang juga merupakan representative wilayah kerja Plan International Indonesia.

“Dengan bentuk yayasan, kami berharap bisa menjangkau lebih banyak anak, khususnya anak perempuan, di seluruh Indonesia. Kami melakukan bersama pihak-pihak terkait mengatasi masalah kekerasan pada anak, khususnya anak perempuan. Ini dimaksudkan agar hak-hak anak akan terpenuhi secara maksimal. Plan akan memiliki legitimasi yang lebih kuat untuk berkontribusi kepada pemerintah dan institusi pengambilan keputusan lainnya,” ujar Eka Hadyanto.

Baca juga: Gerakan Literasi Membentuk Karakter Anak-anak NTT

Baca juga: Gereja yang Miskin untuk Kaum Miskin

“Menjadi yayasan juga akan memungkinkan Plan untuk mengumpulkan dana di dalam negeri. Ini akan membantu memastikan untuk terus mendukung anak-anak dan remaja yang rentan dan terpinggirkan. Terutama anak perempuan yang harus dilindungi, didukung dan difasilitasi. Maksudnya agar mereka mendapat kesempatan untuk berkembang, belajar dan kemudian bekerja atau mendirikan bisnis”, ujar  Eka.

Plan International didirikan oleh seorang wartawan Inggris dan pekerja humanitarian pada 1937 dan saat ini Plan berusia 81 tahun serta bekerja di 71 negara.

Di Indonesia sendiri, Plan International Indonesia sudah berkarya di Tanah Air lebih dari 48 tahun. Tahun lalu, secara nasional kami bekerja sama dengan 27 mitra untuk melakukan berbagai program kami dan telah mensponsori  40,000 anak. Sebanyak 246 desa di 7 propinsi telah memiliki layanan pengasuhan dini dan tumbuh kembang anak yang berkualitas yang melayani 142.000 anak.

Saat ini Plan di Indonesia memiliki Program MAJU (Mau belajar, Ambil keputusan, Jadi pemimpin, Untuk berhasil). (sfn05).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *