Reses di Sikka, Pius Lustrilanang Gandeng BPOM NTT

by -9 Views

MAUMERE, SUARAFLORES.CO–Untuk menghindari maraknya penggunaan makanan dan obat-obat berbahaya oleh masyarakat, Pius Lustrilanang Anggota DPR RI menggandeng BPOM NTT dalam kegiatan reses di Kabupaten Sikka NTT, belum lama ini.

Kali ini Pius hadir bersama BPOM NTT di Desa Krokowahor, Kecamatan Kangae. Pius Lustrilanang dalam kesempatan tatap muka di Aula Gereja Ili menjelaskan agar masyarakat penting ambil peran untuk mengetahui larangan dalam mengkonsusi makanan dan obat-obatan. Bahwa, tidak semua makanan dan obat-obatan dapat dikonsumsi untuk kesehatan atau tidak memenuhi syarat. Karena itu Pius merasa pentingnya kehadiran BPOM NTT dalam kegiatan reses kali ini.

“Masyarakat perlu mengetahui makanan dan obat-obatan yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Penting juga pengetahuan untuk pemangku kebijakan di desa-desa untuk mengetahui jenis obat dan makanan yang dilarang menurut BPOM,” kata Pius singkat dalam tatap muka ini.

Kepala BPOM NTT, Ruth Diana Laiskodat dalam sambutannya mengatakan kehadiran BPOM merupakan perpaduan yang sangat tepat dalam reses. Kegiatan ini penting karena banyak sekali masyarakat yang belum memahami secara baik tentang bahan-bahan makanan dan obat-obatan yang membahayakan kesehatan. Balai BPOM mengkritisi pengembangan sumber daya manusia yang lebih berkualitas. Ini momentum emas yang wajib kita ketahui.

Kegiatan ini, kata dia, sebagai bentuk sosialisasi agar kita dapat mencegah berbagai jenis obat dan makanan menuju misi besar yaitu menggolkan desa pangan aman. Kita bersyukur karena kegiatan ini didukung penuh oleh DPR RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka.

Wakil Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar menekankan bahwa jaman kian maju, teknologi kian canggih, masyarat harus lebih berhati-hati dalam memilih dan mengkonsumsi makanan dan minuman. Hidup yang gampang dan murah belum tentu sehat, hidup yang rumit dan mahal belum tentu berkualitas. Dalam memilih obat, makanan dan minuman kita harus perhatikan secara baik-baik.

“Kita harus kawal bersama dan berharap lembaga teknis seperti BPOM NTT dapat bekerja secara baik dalam memberikan kesehatan bagi masyarakat NTT” kata Nong Susar.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD NTT, Gabriel Beri Bina, Wakil Ketua DPRD Sikka Stefanus Say, Camat Kangae Yohanis Yanto Kaliwon dan Mantan Anggota DPRD Sikka Agustinus Pora serta pemerintahan Desa Krokowahor dan segenap masyarakat yang diundang.

Pantauan SuaraFlores.Co, kegiatan ini dihadiri kurang lebih 3 ratusan orang. Desa Krokowahor menjadi titik ke-5 dari 6 titik di Kabupaten Sikka yang didatangi Pius Lustrilanang dan rombongan. (M-16/SF).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *