Ricardus Wawo Sudah Siap Wakili Rakyat Flores di DPRD NTT

by -20 Views

KUPANG, SUARAFLORES.NET,–Dilihat dari tampangnya, pria ini masuk kategori pria tampan dan lumayan ganteng. Gayanya tidak terlalu agresif dan tidak terlalu lambat. Penampilannya biasa saja, sederhana tapi selalu necis menawan. Apalagi ia tidak pelit senyum, membuat dia cepat gaul di kalangan wartawan, para politisi muda dan tua, dan siapa saja yang mendekatinya. Dialah Ricardus Wawo, kader DPD Partai Demokrat NTT yang pernah uji keberanian menjadi calon walikota Kupang beberapa waktu silam.

Menjelang Pileg 2019, nama Ricardus (Om Dus) sang Mantan Sekretaris Forum Parlemen NTT ini menerobos belantara kampung dan lembah-lembah di Flores hingga sampai di telinga penghuni bukit kudus Ledalero dan Ritapiret, Maumere, Kabupaten Sikka. Maklum, dia adalah salah satu siswa cerdas yang lulus dari STFK Ledalero pada tahun 1999. Pernah berkantor di Gedung Kelimutu DPRD NTT, membuat birahi tempur politiknya menggebu-gebu. Ia kemudian terlibat aktif di DPD PDIP NTT ketika memenangkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Frans Lebu Raya-Esthon Foenay yang dipimpin Ketua Tim Pemenang, Kristo Blasin yang juga adalah Ketua Forum Parlemen NTT.

Setelah Frans dan Esthon (Frenly) menang Pilgub, nama mantan wartawan Pos Kupang ini seketika hilang, tidak tahu entah ke mana. Ia menyepih sejenak, dan selanjutnya ia masuk Partai Demokrat pimpinan Johni Kaunang. Ekslasi politik menyembul, tiba-tiba namanya masuk bursa calon walikota Kupang, namun nasib baik belum menghampiri dirinya dan ia gagal. Dosen Fisip Undana Kupang ini tak patah arang, ia kemudian bekerja di sebuah lembaga yang bernama WVI (World Vision Indonesia) sambil mengatur irama senyap di dalam tubuh Partai Demokrat NTT.

Om Dus masuk kategori kaum muda NTT yang berani memburu gelar S2 di luar negeri. Sebelumnya, pada tahun 2004-2005, ia menyelesaikan gelar S2  (Master of Arts) bidang Politik Alternatif Pembangunan (Politics of Alternative Development) di Den Hag Belanda. Bukan hanya tanah negeri kincir angin yang ia injak, ia juga pernah melanglangbuana ke bumi Hitler, Jerman dan pernah mencatatkan jemari kakinya di Bumi Wanita Besi Margareth Teacher dan Ratu Elisabeth  serta Bumi Laidy Diana di London, Inggris.  Di Jerman ia mengikuti kursus Pengukuran Kinerja Pemerintah dan Anggaran yang diselenggerakan oleh Pemerintah Jerman, dan di Inggris ia mengikuti kursus kepemimpinan untuk sosial (Leadership for socil) yang diselengarakan Universitas Birmingham, Inggris.

Baca juga: Penyertaan Modal ke PDAM, DPRD Sikka Minta Pemerintah tidak Langkahi Proses

Baca juga: DPRD Sikka Minta PDAM Sikka Pertanggungjawabkan Dana 3 Miliar Tahun 2018

Baca juga: Politik Uang Pemilu 2019 Dipastikan Meningkat, Mengapa?

Dilihat dari jam terbangnya, pria kelahiran Maunori, Flores, 12 Januari 1973 ini, sangat layak untuk menjadi wakil rakyat NTT dari Dapil NTT V, yaitu Sikka, Ende, Ngada dan Nagekeo. Bermodalkan pengalaman kerja, pengalaman politik, dan modal sosial yang telah ia tanam selama puluhan tahun, serta jaringan yang luas, Om Dus merasa yakin dan menegaskan sudah siap menjadi wakil rakyat di DPRD NTT 2019-2024 mendatang. Meskipun ia mendapat kepercayaan menduduki nomor urut lima (5) dari partai besutan Susilo Bambayang Yudoyono (SBY) ini, ia tetap yakin akan memenangkan perolehan suara dan lolos ke DPRD NTT. (Bkr/SFn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *