Robi Idong Pengusaha Muda di Jalur Independen Pilkada Sikka 2018

by -19 Views
Suara Flores

MAUMERE, SUARAFLORES.NET-Fransiskus Roberto Diogo yang popular dengan nama Robi Idong, salah satu pengusaha muda yang sudah makan garam di dunia politik. Anak mantan Bupati Sikka, Alexander Idong ini, sudah 2 kali alami kekalahan dalam pertarungan politik Pemilukada Sikka, tetapi semangat politiknya tak pudar demi misi besar membangun daerahnya melalui visi misi yang sudah lama dirancangnya.

Menghadapi Pemilukada Sikka 27 Juni 2018 mendatang, secara matang ia telah memilih figur potensial Romanus Woga untuk berpasangan. Nama kedua figur hebat ini disatukan menjadi Paket ROMA. Kini Paket ROMA sedang gencar sosialisasi, menuju Pemilukada Sikka 2018. Mereka Menempuh jalur independen dan telah menyerahkan berkas dukungan minimal ke KPU Sikka, 29/11/2017.

Sebagai pengusaha yang sukses, berbagai usaha ia geluti seperti perhotelan, koperasi dan bisnis perumahan. Selain itu ada berbagai usaha yang tekun dijalankan bersama keluarga dan puluhan karyawannya. Usaha-usaha tersebut tumbuh sehat dan maju. Modal usaha ini mendorongnya untuk terus membangkan pengetahuannya dari tahun ke tahun.

Tak cukup baginya apabila ia hanya menghabiskan waktu untuk menjalankan usaha saja. Sebagai kaum muda, tentu ada keinginan yang lebih besar untuk berbagi pengetahuan dalam mengembangkan berbagai usaha dan bidang lainnya untuk  membuat lebih bagi daerah. Kabupaten Sikka sebagai pintu masuk Flores layak dikembangkan berbagai usaha ekonomi. Untuk mencapai misi ini, Pemilu menjadi jembatan perubahan. Ia telah deklarasikan diri bersama bakal calon wakil Romanus Woga melalui jalur independen. Dengan jiwa besar mereka mengharapkan dukungan yang besar dari masyarakat Sikka.

Selain menjadi wiraswasta, ia adalah salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia dipercayakan menjabat berbagai posisi. Saat ini ia dipercayakan Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera sebagai sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sikka.

Selama menjadi ASN, ia tidak “terkenal” dalam kasus-kasus korupsi atau transaksi dibawa tangan lainnya. Hidup harus dinikmati dengan kondisi penghasilan yang menjadi hak atas kewajiban yang telah dijalankan. Namun, tak boleh berhenti dengan penghasilan yang ada tetapi terus bersaing secara positif untuk memperbaiki kondisi ekonomi bersama.

Dari sisi pergaulan sosial, Robi Idong dikenal sebagai figur yang murah senyum, komunikatif, ramah dan terbuka kepada semua orang. Ia tidak membangun sekat perbedaan. Banyak orang merasa sangat simpati alias jatuh cinta dengan karakter ini.

Sebagai anak seorang bupati Sikka (mantan,red), ia tetap rendah hati dan tidak tinggi diri. Semua orang menjadi tempat untuk berbagi dan saling melengkapi dengan cara-cara yang santun dan berwibawa.

Dari sisi ekonomi, boleh dibilang ia cukup mapan melalui usaha dan jabatan sebagai ASN yang dipercayakan atasanyna. Ia pun disebut seorang konseptor yang didasari kemampuan dan pendidikan yang dimiliki.

Dalam dunia politik, ia sudah 2 kali menjadi calon wakil bupati Sikka. Pada Pemilu langsung pertama 2008, Robi Idong mendampingi Aleks Bapa (Paket Abdi) dari Partai Golkar. Pada Pemilukada 2013, ia mendampingi Aleks Longginus dari PDIP (Paket Aleks-Idong). Dukungan datang dari berbagai kalangan mengantar Paket Aleks-Idong unggul pada putaran I mengalahkan 8 paket lainnya. Walau begitu mereka tak berhasil memimpin Sikka karena dikalahkan “koalisi gemuk” pada putaran II yaitu Paket An-Sar.

Hasil Pemilukada saat itu tak meyurutkan semangat politiknya untuk terus berjuang mencapai misi besarnya. Ia menyebut sebagai komitmen dari pilihan politik. Pertarungan tak selamanya menang. Kekalahan mengantar seseorang menjadi lebih dewasa dalam berpolitik. Untuk itu, seorang petarung politik harus memiliki jiwa yang tenang dan berani menerima kekalahan. Atas dasar inilah membuat ia terus kibarkan taring politiknya dan kembali terjun dalam Pemilukada Sikka 2018 untuk mencapai tujuan besar “menata Kabupaten Sikka yang lebih baik, kosentrasi dan serius”.

Kini, bersama pasangannya sudah gencar turun ke pelosok daerah untuk menghimpun kekuatan. Bahkan bersama pasangan telah melewati tahapan pemilukada, selangkah lebih maju dari pasangan lain melalui jalur independen.

Walau demikian, dalam beberapa kesempatan pertemuan bersama masyarakat, ia mengatakan bahwa kehadiran Paket ROMA bukan menjadi ancaman lawan politik karena memilik misi yang sama membangun daerah, walau pun ia terus dikejar-kejar para politisi senior.

Robi, pengusaha muda yang dilirik sejumlah politisi dalam Pilkada Sikka. Mereka adalah senior-senior partai yang sudah makan garam..

“Saya tetap optimis bahwa perjuangan melalui jalur independen ini menjadi jembatan yang tepat setelah melalui komunikasi politik berbagai partai politik. Walau begitu, kami tidak berhenti berkomuniksi dengan partai politik nantinya. Kami terus bekerja keras untuk merebut dukungan hingga mencapai 70 ribu dukungan. Angka ini menjadi target Paket ROMA untuk meraih kemenangan demi misi besar yang sudah kami rancang jauh-jauh hari” ungkapnya saat memberikan sambutan di Nara Room Hotel, sebelum penyerahan berkas ke KPU Sikka belum lama ini. (sfn02).