Sarana Air Minum Diresmikan Bupati, Para Kades: Sudah lama kami menanti

by -16 Views
Suara Flores

SUARAFLORES.NET – Perjuangan panjang masyarakat Kecamatan Lela akan air minum bersih akhirnya terjawab. Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo telah meresmikan sarana air minum bersih tiga desa di Kecamatan Lela, yakni Desa Bao Pa’at, Desa Hepang dan Desa Iligai,  Rabu (13/2/2019). Para Kepala Desa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih bahwa penantian panjang ini terwujud.

Kepala Desa Bao Pa’at, Henderikus Hengki kepada SuaraFlores.Net mengatakan, sejak Desa Bao Pa’at berdiri, masyarakat bersandar pada air hujan dan air batang pisang. Masyarakat sangat kesulitan untuk mendapatkan air minum yang bersih dan sehat.

Dengan kehadiran diresmikan sarana air minum bersih ini, lanjut Hengky, sebagai pemerintah desa tentu sangat gembira dengan harapan air tetap berjalan lancar. Jikalau kemudian ada kendala diharapkan ada informasi sehingga masyarakat tidak resah dan gelisah, bahwa sesungguhnya kebutuhan air minum bersih dan sehat itu merupakan kebutuhan yang sangat vital.

“Masyarakat senang dan gembira sekali pak. Karena sejauh ini mereka hidup dari air pohon pisang dan pepohonan lainnya. Harapan kami pendistribusian airnya berjalan lancar sesuai jadwal yang ada,” ujarnya di Desa Bao Pa’at, Kecamatan Lela usai peresmian (13/2).

Baca juga: Dinas PUPR dan PDAM Sikka Diminta Kontrol Pendistribusian Air Minum di Lela

Baca juga: Bupati Sikka Targetkan 40 Ribu Sambungan Air Gratis untuk Warga

Baca juga: 7 Kades di Flotim Atasi Krisis Air dengan Dana Desa

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Hepang, Agustinus Sin bahwa pihaknya tetap berharap agar pendistribusian dapat berjalan baik sehingga dapat dinikmati oleh warga.

Sejauh ini, kata Agustinus, masyarakat bersandar pada mata air Wair Doik dan air tangki. Masyarakat berjalan kaki cukup jauh agar bisa mandi, cuci dan minum.

“Harapan kami ya airnya lancar. Informasi keluar atau tidak harus disampaikan kepada kami,” ujarnya.

Direktur PDAM Sikka, Frans Laka dalam kesempatan sambutannya menjelaskan, peresmian ini dilakukan melalui perjuangan panjang, mulai dari pihak pemerintah desa, pihak kecamatan hingga pemerintah daerah.

“Saya berterima kasih atas keterlibatan semua pihak yang telah berkontribusi hingga diresmikan sarana air minum ini. Ini musim hujan, mohon dimaklumi kita alirkan air dari Nirangkliung belum melalui instalasi pengolahan air yang baik. Jangan lupa daftar nama dan alamat untuk memudahkan PDAM dalam pencatatan meteran air,” ujarnya.

Pantuan SuaraFlores.Net, acara peresmian ini tak dihadiri oleh pemerintah dan masyarakat desa Iligai. Informasi yang dihimpun wartawan, masyarakat desa Iligai akan menggelar ceremoni adat terkait peresmian sarana air minum sewilayah desa Iligai dengan mengundang Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo. (sfn02).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *