Setelah Pemasangan Lampu Jalan, Warga Misbar Gelar Pertemuan

by -20 Views
Suara Flores

MAUMERE, SUARAFLORES.NET – Warga Lingkungan Misir Barat (Misbar) sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang telah berjuang memenuhi kebutuhan masyarakat berupa lampu jalan. Warga pun menjamin untuk menjaga dan merawat lampu jalan yang sudah dipasang sebanyak tujuh titik, tepatnya disamping Lab Mahardika, Kelurahan Madawat Kota Maumere.

Untuk menjamin perawatan lampu jalan ini, warga Misbar menggelar pertemuan dengan menghadirkan setiap ketua RT dan masyarakat serta kaum muda. Pertemuan ini diinisiasi oleh warga Misbar yang dihadiri oleh Lurah Madawat, Marianus Mario dan juga Kabag Umum, Hery Sales. 

Warga Misir Barat dalam pertemuan tersebut, Kepada Lurah Madawat, menjamin dapat menjaga dan merawat lampu jalan yang sudah dipasang. Bersama Lurah, RT dan RW, warga berencana membangun posko jaga atau pos kamling di wilayah tersebut.

“Ke depan, kami berencana membangun Pos Kamling. Ini untuk mencegah agar orang-orang dari luar tidak datang merusak lampu-lampu yang sudah ada dan mengganggu kenyamanan warga,” ujar warga kepada Lurah Mario dalam pertemuan itu.

Baca juga: Aksi Jambret dan Remas Buah Dada di Lorong Gelap Lero Wulan

Baca juga: Pasang Lampu Jalan, Bupati Robi Jawab Keluhan Warga Misir Barat

Baca juga: Pilkada Sikka, Robi Idong: Saya dikaderkan Aleks dan Ansar

Baca juga: Strategi RoMA “Sulap Sampah Jadi Uang” Kurangi Pengangguran

Baca juga: 2 Terminal di Kota Maumere Dibiarkan Kumuh Bertahun-tahun

Ketua RW12, Yuvensius mengharapkan kerjasama warga dalam menjaga lingkungan yang aman dan nyaman. Ia juga berharap agar setiap warga dapat menjamin keberadaan lampu jalan tersebut.

“Keluhan kita ini sudah cukup lama, bukan baru sekarang. Kita harus berterima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Sikka dan pihak kelurahan yang sudah berjuang keras. Paling pertama kita sendiri harus bisa merawat lampu-lampu ini. Kalau kita sendiri bisa menjaganya dengan baik, maka orang-orang dari luar tidak merusaknya,” ujarnya Yuvensius.

Lura Madawat, Marianus Mario menjelaskan, kehadiran lampu jalan ini memang melalui usulan warga sudah sangat lama, baik melalui pertemuan-pertemuan di tingkat RT/RW, Musrenbang dan diskusi-diskusi bersama warga. Sejauh itu, kata Mario, pihaknya telah berjuang namun anggarannya belum cukup, dan baru kali ini pihaknya berhasil memenuhi permintaan warga dengan alokasi anggaran senilai 20 juta rupiah.

“Setiap waktu kami bertemu warga Misir Barat pasti ditanya soal lampu jalan. Melalui Dana Kelurahan, kami berjuang keras dan baru kali ini bisa gelontorkan 20 juta untuk lampu jalan tujuh titik ini. Pemerintah melalui Kelurahan Madawat mengharapkan kita semua mampu memelihara lampu-lampu ini. Yang kita minta sudah diberi, jadi kita tidak boleh merusaknya dengan alasan apapun,” ujar Marianus Mario dalam pertemuan singkat bersama warga Misir Barat di kediaman Ansel Hayon, Ketua RT04/RW12 belum lama ini.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dan Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, baik pada masa kampanye maupun setelah dilantik, berkomitmen menerangi Kota Maumere.

“Perlahan-lahan kita terangi Kota Maumere. Kita jauhkan kota ini dari sampah. Mari kita bekerjasama agar lingkungan kita terang, bersih dan sehat,” ujar Bupati dan Wakil Bupati Sikka pada setiap kesempatan sambutan. (sfn02).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *