Stef : Gerindra Final untuk AS, Paolus : Bagi Prima itu Modus Hoax

by -13 Views
Suara Flores

SUARAFLORES.NET-Teka-teki tentang surat keputusan (SK) dukungan pasangan calon dari kubu Prabowo rupanya mulai terbuka. Kubu Fransiskus Stefanus Say menyebut Prabowo telah mengeluarkan SK untuk pasangan balon Paket AS. 

“SKnya belum tapi saya dapat info dari TA Pius Lustrilanang, bahwa untuk 2 kabupaten di Flores yaitu Kabupaten Sikka dan Nagakeo, final. Sikka untuk Alexander Longginus dan Stef Say” kata Stef Say, salah satu pendiri Partai Gerindra Kabupaten Sikka, Selasa (02/01/2018).

Menurut Stef, informasi tersebut diperoleh pada Minggu (31/12/2017), sekitar pukul 21:18 wita.

“Saya kira SKnya akan kembali ke Sikka sesuai jenjang DPP/Korwil/Kordapil- DPD NTT- DPC- Paslon. Saya pernah ikuti, biasanya paling lambat H-3, SK dikeluarkan” tandas Anggota DPRD Sikka itu.

Terkait hal tersebut, Bakal Calon Bupati, Drs. Paolus Nong Susar, mengatakan bahwa belakangan ini memang isu SK sangat santer (termasuk pendukung internal Gerindra pada bacalon tertentu). Namun, ada keanehan yang luar biasa, karena saat diminta SK, tidak ada pihak yang berani membuktikannya.

“Hehehe, diminta WA-kan SK, tidak satupun membuktikan itu. Apakah itu modus Hoax ? Bagi Paket Prima tetap menghargai proses yang sedang dilaksanakan DPP Gerindra. Saya cuma mengharapkan agar tim pendukung bacalon tertentu, mampu tahan diri untuk tidak berlebihan menginformasikan kepada publik. Karena, pernyataan belum tentu sama dengan kenyataan” tegas Wakil Bupati Sikka ini.

Untuk diketahui, menghadapi Pemilukada Sikka, Partai Gerindra mengusulkan tiga pasangan balon yaitu Drs. Paolus Nong Susar dan Firmina Sedo Mitang (Paket Prima), Fransiskus Stefanus Say dan Casimirus Bara Bheri (Paket Stef-Cesar) dan Eripto Marviandi dan Simon Subandi Keytimu (Paket IMAN). Paolus Nong Susar dan Fransiskus Stefanus Say adalah pendiri DPC Partai Gerindra Sikka, sedangkan Eripto Marviandi adalah kader Partai Gerindra Sikka.

Informasi yang direkam suaraflores.com, bahwa Paket IMAN telah berpisah alias bubar. Begitu pun juga Paket Stef-Cesar tidak lagi berpasangan alias cerai. Stef Say dibidik Drs. Aleks Longginus melalui DPP PDIP, ketika Aleks Longginus dan Frans Sura (Paket ALFA) “putus cinta” sebelum naik ke ring politik. Kubu PDIP Sikka menyebut Aleks Longginus dan Fransiskus Stef Say bersatu dalam Paket AS.

Sebelumnya, Pengurus DPP PDIP, Andreas Hugo Parera beralasan bahwa komunikasi politik yang dibangun DPC PDIP Sikka bersama DPC Partai Hanura untuk mengusung Paket ALFA, macet di tengah jalan. Karena itu, DPP PDIP ambil alih dan membangun komunikasi politik dengan Partai Gerindra untuk berkoalisi, berpasangan di Pilkada Sikka.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra NTT, Kasintus Proklamasi Ebu To, mengatakan Partai Gerindra Kabupaten Sikka memiliki kader yang berpengalaman dan teruji menghadapi Pilkada Sikka 27 Juni 2018. Gerindra memiliki kader yang siap menjadi Bupati Sikka, membangun Kabupaten Sikka 5 tahun ke depan. Kader-kader partai berlambang burung garuda ini, tidak bergeming dengan ajakan-ajakan yang mencelakakan.

“Rakyat Sikka menginginkan Gerindra mengusung calon bupati, bukan calon wakil bupati. Soal opini, isu-isu politik, itu sah-sah saja. Saat ini, tidak terbesit dalam pikiran kami, untuk menjagokan kader menjadi calon wakil bupati. Itu sangat naïf. Kader kami teruji di legislatif dan eksekutif. Kami tetap konsisten untuk mencalonkan kader terbaik Gerindra, sebagai calon bupati Sikka, bukan calon wakil bupati Sikka” tegas Ketua Komisi I DPRD NTT yang membidangi Pemerintahan, Hukum dan HAM di Flores (18/12/). (sfn02).