Viktor Laiskodat akan Bersihkan NTT dari “Penyakit” Korupsi

by -16 Views

KUPANG, SUARAFLORES.NET,–Calon Gubernur NTT dari koalisi Partai Nasdem, Golkar dan Hanura, Bung Tilu Viktor Laiskodat berjanji akan menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

“Jika rakyat NTT mempercayakan kami memimpin NTT lima tahun ke depan, kami akan menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi,” tegas Viktor Laiskodat dalam Deklarasi Paket Viktor Laiskodat-Yosep Nai Soi di lapangan Latsitarda, Kota Kupang, Rabu (20/12/2017).

Di hadapan puluhan ribu masa pendukungnya, Viktor menegaskan bahwa dirinya bersama Yosep Nai Soi akan melahirkan pemerintahan baru. Dia berjanji akan membangun sebuah pemerintahan yang sinergis antara gubernur dan seluruh bupati dan kepala desa untuk mewujudkan NTT sejahtera melalui hubungan yang selaras.

“Kita akan bangun NTT dalam sebuah hubungan yang harmonis dimana gubernur dan bupati sebagai satu saudara.Kita harus duduk bersama dan berdiskusi tentang bagaimana membangun NTT bersama-sama,” tegas Viktor.

Dikatakan Viktor, acara deklarasi yang bertepatan dengan HUT NTT ke-59 adalah sebuah momentum historis untuk mengenang bagaimana para pendiri NTT mendirikan dan membangun NTT.

Pantauan media, acara deklarasi dihadiri puluhaan ribu massa dari seluruh kabupaten di daratan Pulau Timor dan Flores ini, didahului dengan penyerahan SK dari DPP Partai pendukung, yaitu Partai Nasdem, Partai Golkar dan Partai Hanura.

Untuk diketahui, hingga saat ini baru dua paket yang mendeklarasikan diri untuk mengikuti Pilkada Gubernur NTT 2018 yang akan dimulai 9 Januari 2018 mendatang. Paket pertama yang sudah mendeklarasikan diri adalah Esthoan Foenay-Cristian Rotok yang diusung koalisi Partai Gerindra dan PAN, dan paket kedua yang mendeklarasikan diri adalah Viktor-Josep Nai Soi yang diusung koalisi Partai Nasdem, Golkar dan Hanura.

Sementara itu, Paket Marianus Sae-Emi Nomleni yang diusung PKB dan didukung PDIP, belum mendeklarasikan diri karena sedang melakukan konsolidasi internal serius di internal PDIP pasca keputusan kontroversial DPP PDIP. Sedangkan paket Benny Kabur Harman dan Benny Litelnony belum mendeklarasikan diri karena sedang mempersiapkan diri. Paket dua Benny ini memastikan diri didukung koalisi Partai Demokrat, PKPI dan PKS.

Jika dua paket (Marianus-Emi dan Dua Benny) mulus mendeklarasikan diri, maka Pilkada Gubernur NTT 2018 bakal diikuti oleh 4 paket calon gubernur dan wakil gubernur. Namun, jika salah satu dari keduanya gagal mendeklarasikan diri karena kendala koalisi parpol, maka Pilgub NTT bakal diikuti tiga paket saja. (bkr/sft)