Viktory-Joss Jalan Perubahan Baru Bagi 5 Juta Rakyat NTT

by -15 Views

KUPANG, SUARAFLORES.NET,–Tak lama lagi rakyat Provinsi NTT akan kembali masuk ke TPS-TPS untuk memilih gubernur dan wakil gubernur baru. Salah satu paket kuat yang sudah pasti lolos di KPUD NTT adalah Calon Gubernur, Viktor Laiskodat dan Wakil Gubernur, Josep Nai Soi (Viktory-Joss). Paket ini didukung dengan kekuatan maha dahsyat, yaitu Partai NasDem (8), Golkar (11), dan Hanura(5). Menguasai mayoritas kursi di DPRD NTT (24) kursi), tiga partai besar pengusung Viktor-Joss ini menjadi harapan dan jalan perubahan baru bagi 5 juta lebih rakyat NTT.

Turunnya Viktor dan Nai Soi menjadi kejutan besar bagi rakyat NTT dan secara khusus bagi calon-calon gubernur yang maju bertarung dalam ajang pilgub NTT 2018. Pasalnya, jauh-jauh hari nama Viktor dan Joss tidak meletus ke media masa. Namun setelah melihat peluang emas, Viktory- Joss pun mulai membuka suara menyatakan siap maju dalam pilgub 2018. Banyak pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat, Bung Viktor dan Bung Joss mau buat apa untuk NTT? Kan sudah aman dengan posisi strategis di pentas politik nasional kok mau come back ke NTT mau menjadi gubernur dan wakil gubernur lagi?

Pertanyaan-pertayaan itu, kini sudah dijawab langsung Bung Viktor bahwa niatnya tulus dan murni semata-mata untuk mengejar ketertinggalan pembangunan NTT. Ada begitu banyak masalah menggurita yang saat ini mendera rakyat NTT, seperti korupsi birokrasi yang mendarah-daging, masalah human traficking yang tidak pernah selesai, masalah kemiskinan yang terus meningkat, kesenjangan kaya dan miskin semakin lebar, masalah pendidikan yang selalu rendah setiap tahun dan masih banyak persoalan lainnya. Rupanya, Viktory-Joss sudah mempunyai catatan-catatan terhadap semua persoalan yang mengganjal kesejahteraan rakyat tersebut, dan keduanya sudah memiliki resep jitu untuk mengobati masalah yang telah menjadi penyakit kronis tahunan tersebut.

Menurut Bung Viktor dalam pidato politiknya di Kantor DPW Partai NasDem NTT, membangun NTT tidak sulit karena NTT memiliki potensi daerah yang besar dengan sumber daya manusia (SDM) yang lumayan. Anggaran juga tidak menjadi soal karena meskipun anggaran terbatas dari APBD NTT, namun setiap tahun anggaran APBN cukup besar untuk NTT. Masalah satu-satunya yang menjadi kendala lambatnya pembangunan NTT karena pemimpinnya rakus. “Kalau pemimpinnya rakus sampai kapan pun NTT tidak akan maju. Kalau pemimpinnya korupsi terus, rakyat pasti tidak akan sejahtera. Kunci maju mundurnya pembangunan NTT adalah pemimpinnya. Jadi masalah kita itu terletak di tangan pemimpin,” katanya di hadapan para tokoh NTT dan jajaran kader Partai NasDem.

Baca: Viktor Laiskodat akan “Bersihkan” NTT dari Penyakit Korupsi

Sementera itu, dalam deklarasi akbar pekan lalu, di Lapangan Latsitarda, Kota Kupang yang dihadiri puluhan ribu massa, Bung Viktor dan Bung Joss sudah menegaskan bahwa keduanya akan memerangi kemiskinan di NTT yang sudah berlangsung lama. Keduanya berjanji akan bekerja keras, cepat dan tepat untuk mengeluarkan rakyat NTT dari jurang kemiskinan akibat korupsi birokrat dengan menyiapkan birokrat-birokrat bersih dan profesional di bidangnya untuk bekerja cepat mengejar ketertinggalan NTT. Keduanya juga bertekad menyelesaikan masalah human trafficking yang sudah mengorbankan ribuan rakyat NTT melalui program-program ekonomi.

Bung Viktor dan Bung Joss yang lahir dari rahim partai besar (Nasdem dan Golkar) merasa sangat optimis bisa berhasil membangun NTT lebih cepat karena sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun di DPR-RI Senayan-Jakarta. Sebagai wakil rakyat NTT, keduanya sudah tahu betul semua masalah yang menggurita di NTT. Oleh karena itu, dengan memiliki power politik besar di DPR-RI dan di Kementerian Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, dan juga kekuatan Fraksi NasDem, Golkar dan Hanura di DPRD NTT serta modal politik para bupati dan para anggota DPRD di setiap kabupaten, maka mereka mampu mensinergiskan program-programnya dari pusat, propinsi hingga kabupaten dan kota.

“Rakyat NTT tidak perlu ragu-ragu lagi mendukung Viktory-Joss. Kami sudah siap melakukan perubahan baru di NTT. Ini bukan hanya isu atau isapan jempol, tapi ini fakta. Pak Viktor dan Pak Joss, tidak akan memburu kekayaan, tapi dengan kekuatan yang sudah terukur dan terbukti di pentas nasional, mereka akan bersama rakyat NTT bergerak maju membangun daerah ini lebih cepat.  Sekarang mari kita satukan langkah dalam barisan perubahan bersama Viktor-Joss. Kami punya kekuatan besar untuk melakukan perubahan baru, jadi jangan ragu lagi,” kata Tim Pemenang Viktory-Joss, Alexander Take Ofong kepada Suaraflores.Net usai deklarasi paket Viktory-Joss di Kupang pekan lalu.

Tokoh pembangunan NTT, Daniel Tagu Dedo, SE, yang selama ini mengendalikan keuangan rakyat NTT melalui Bank NTT, mengatakan, Viktory-Joss adalah pilihan tepat untuk rakyat NTT. Mengapa? Viktor Laiskodat adalah politisi NTT yang berani, tegas, jujur dan tidak terlibat dalam kasus-kasus korupsi apapun. Viktor juga adalah anak (putra NTT) yang berjuang dari bawah dalam menitih kariernya di dunia politik, selama kurun waktu itu, ia terus berjuang untuk kepentingan rakyat NTT dan kepentingan nasional untuk seluruh rakyat Indonesia.

Dikatakan Mantan Dirut Bank NTT yang terdepak dari pencalonan gubernur DPP PDIP ini, Viktor-Joss bukanlah tipe politisi yang hanya mengumpulkan kekayaan bagi dirinya, golongan dan keluarga, tapi dia adalah poltisi tegas, lugas dan ringan tangan suka membantu dan juga konsisten dalam sikap dan tindakan. Ia sudah terbukti mati-matian mendukung NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. Ia juga adalah tokoh yang berani bersuara lantang dalam pencalonan Gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) di DKI Jakarta. Dengan demikian, jiwa nasionalismenya sudah terpatri dalam sanubari rakyat NTT dan rakyat Indonesia.

“Saya mendukung penuh Viktory-Joss karena saya yakin mereka akan menang dan akan sukses membangun NTT. Sebagai orang Sumba, saya sangat yakin rakyat Sumba memilih Viktor-Joss dalam pilgub 27 Juni 2018 mendatang, katanya dalam diskusi dengan Suaraflores.Net, belum lama ini melalui ponselnya.

Baca: Kristo Blasin Tolak Ajakan Marianus jadi Tim Pemenang

Sementara itu, tokoh politik senior PDIP NTT, Drs. Kristo Blasin, dalam pertemuan dengan Viktor Laiskodat, Jacky Ully dan Alexander Take Ofong di Kupang, belum lama ini, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Viktor Laiskodat yang mau meninggalkan kemapanan di Ibu Kota Jakarta dan mau kembali ke kampung membangun daerah. Menurut mantan Ketua Tim Pemenang Frans Lebu Raya-Esthon Foenay dan Frans Lebu Raya-Benny Litelnoni ini, Viktor sangat layak dan pantas didukung menjadi Gubernur NTT bersama Josep Nai Soi yang juga sudah terbukti membangun Flores selama menjadi DPR-RI. Dia berharap, Viktory-Joss benar-benar mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, dan tidak lagi terjebak dalam lingkaran politik suku, agama dan keluarga (primordialime).

Pantauan Suaraflores.Net, saat ini, setelah mendeklarasikan diri di Lapangan Latsitarda, Kota Kupang, Viktor-Joss tengah melancarkan gerakan sosialisasi dan deklarasi di seluruh kabupaten di NTT.  Dalam deklarasi di Sumba Barat Daya, Jumad (5/1), Viktory-Joss disambut dan dielu-elukan puluhan ribu massa yang merindukan pemimpin pembawa perubahan. Saat berpidato di Lapangan Galatama,Tambolaka, Viktory-Joss, seorang pemimpin  tidak boleh bergerak lamban karena masyarakat membutuhakn pelayanan yang cepat dan maksimal.  Seorang pemimpin, kata Viktor, ibarat seperti kuda yang kuat berlari kencang dalam membangun daerah. Menurut Viktory-Joss, jika pemimpin lamban, maka rakyat juga lamban mencapai kesejahteraan karena masa jabatan seorang gubernur sangat terbatas. (tim suaraflores.)